5 Database Server Terpopuler Desember 2020

1 min read

5 Database Server Terpopuler Desember 2020
5 Database Server Terpopuler Desember 2020 (Logo Database: database logo png 5)

TeknoCerdas.com – Salam cerdas untuk kita semua. Database server adalah adalah salah satu komponen terpenting pada sebuah aplikasi. Bahkan boleh saya bilang terpenting. Kenapa? Karena data sifatnya permanen, aplikasi bisa ditulis ulang dengan bahasa lain tapi data selalu tetap. Pada tulisan ini akan dibahas singkat 5 database server terpopuler Desember 2020 versi DB-Engine.

Secara singkat kriteria yang didasarkan oleh DB-Engine untuk merumuskan rangking berdasarkan:

  • Hasil pencarian pada search engine dengan salah satu kata kunci utama yaitu nama database server ditambah “database” sebagai contoh: “oracle database”.
  • Tren dari database server tersebut pada Google Trends.
  • Frekuensi pertanyaan pada website Q&A seperti Stack Overflow dan DBA Stack Exchange.
  • Jumlah lowongan pekerjaan yang berhubungan dengan database server tersebut yang diambil dari Indeed dan Simply Hired.
  • Jumlah penyebutan di situs jejaring professional LinkedIn.
  • Jumlah penyebutan di situs jejaring sosial Twitter.

Baca Juga
SQLite versi 3.32 Dirilis – Apa saja fitur terbarunya?

Dari kriteria diatas 5 database terpopuler desember 2020 berdasarkan kriteria DB-Engine.com adalah:

  1. Oracle dengan skor 1325.60
  2. MySQL dengan skor 1255.45
  3. Microsoft SQL Server dengan skor 1038.09
  4. PostgreSQL dengan skor 547.57
  5. MongoDB dengan skor 457.73

Bertenggernya Oracle diposisi pertama bukanlah hal yang mengejutkan. Hal ini mengingat Oracle yang telah berdiri sejak 1980 adalah vendor database yang mengusung banyak fitur.

Oracle merupakan database terpopuler untuk melakukan Online Transaction Processing (OLTP) dan Data Warehousing (DW). Basis customer dari Oracle sama dengan Microsoft SQL Server yaitu sebagian besar adalah kalangan dari enterprise. Sangat jarang ditemukan aplikasi open source atau aplikasi berskala kecil menggunakan Oracle.

Sedangkan MySQL lebih banyak digunakan pada proyek-proyek open source dan website. WordPress sebagai CMS yang banyak digunakan dan menguasai 30% market share untuk 10 juta website teratas, menggunakan MySQL sebagai database servernya.

Baca Juga
Membuat MySQL Replication Lag Monitor dengan PHP dan AWS Lambda

Pada daftar 5 database server terpopuler diatas hanya MongoDB yang bukan merupakan Relation Database Management System (RDBMS) melainkan pada kategori NoSQL. Konsep NoSQL pada MongoDB cukup populer dalam 1 dekade terakhir. Cukup banyak startup yang menggunakan kombinasi NodeJS dan MongoDB untuk membuat solusi.